DEMA UINSSC — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyelenggarakan Ruang Pemuda pada 30 Juni 2026 di ICC. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antara DEMA UINSSC dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) untuk menyampaikan perkembangan kegiatan, kebutuhan organisasi, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan aktivitas kemahasiswaan.

Pada agenda tersebut, perwakilan KPM dan MENWA menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan administrasi, pengelolaan anggaran, inventaris, serta kebutuhan perlengkapan organisasi. Penyampaian tersebut menjadi bagian dari komunikasi untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing UKM dan UKK.


KPM menyampaikan persoalan terkait pengajuan RPD yang dilakukan sebanyak dua kali. Pada pengajuan pertama sebesar Rp3 juta, dana disebut belum cair. Namun, ketika dilakukan pengajuan kedua, dana dari pengajuan pertama justru dicairkan. Persoalan tersebut kemudian disampaikan dalam forum sebagai bagian dari kendala administrasi yang dihadapi organisasi.

Selain pengajuan anggaran, KPM turut menyampaikan kendala terkait inventaris organisasi. Kebutuhan tersebut berkaitan dengan perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang aktivitas dan operasional KPM.

Sementara itu, MENWA menyampaikan sejumlah kebutuhan terkait perlengkapan dan pelaksanaan sekolah militer. Kegiatan tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp2 juta dan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Biaya tersebut disebut terlebih dahulu dibayarkan secara pribadi dengan rencana pengambilan dari dana DIPA.

Dalam pelaksanaan latihan, MENWA menjelaskan bahwa kegiatan diselenggarakan oleh pihak pusat, termasuk kebutuhan logistik dan berbagai kebutuhan selama latihan. MENWA juga menyampaikan adanya kerja sama dengan Masyarakat Tionghoa Peduli dalam mendukung kegiatan tersebut.

Setelah menyelesaikan rangkaian latihan, peserta kemudian melanjutkan ke jenjang Kombu. Dalam forum yang sama, turut disampaikan sejumlah kendala yang berkaitan dengan Prof. Hajam serta persoalan HALMAT atau uang sewa.

Berbagai hal yang disampaikan dalam Ruang Pemuda menunjukkan bahwa komunikasi antara DEMA UINSSC dengan UKM dan UKK mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan keberlangsungan organisasi, mulai dari administrasi dan anggaran hingga kebutuhan inventaris dan perlengkapan kegiatan.

Melalui Ruang Pemuda, Kemenpora DEMA UINSSC menyediakan ruang komunikasi bagi UKM dan UKK untuk menyampaikan kondisi, kebutuhan, maupun kendala organisasi secara langsung. Komunikasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kerja yang terbuka antara lembaga kemahasiswaan dan organisasi mahasiswa di lingkungan UINSSC.